Cara Beternak Lovebird yang Mudah untuk Pemula

Advertisement
Advertisement
Cara beternak Lovebird yang paling mudah untuk pemula tentunya selalu dicari semua orang, khususnya mereka yang baru belajar berternak burung. Dengan adanya cara ini, mereka akan terbantu dan dimudahkan dalam hal perawatan dan tata cara beternak yang baik dan benar.

beternak lovebird

Namun sedikitnya informasi membuat sebagian peternak kesulitan untuk menentukan metode ternak yang baik. Sehingga sebagian dari mereka memutuskan untuk menggunakan metode ala kadarnya dan terkesan sembarangan. Tentu saja hal ini tidak baik, terlebih lagi untuk kualitas kesehatan dan performa dari burung itu sendiri.

Tata Cara Ternak Lovebird yang Gampang dan Mudah
Di bawah ini merupakan tata cara yang bisa Anda gunakan untuk merawat dan ternak burung cantik yang satu ini:

1. Pilihlah indukan yang ideal
Pemilihan indukan baiknya dilakukan seselektif mungkin. Tujuannya, agar proses ternak dan budidaya ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan anakan yang bagus dan berkualitas. Adapun ciri dari indukan yang ideal sendiri adalah:
  • Memiliki usia yang matang, 8 bulan untuk usia kematangan pejantan, dan 12 bulan untuk usia kematangan bagi betina.
  • Memiliki tubuh yang tegap, segar, dan terbebas dari beragam penyakit apapun, termasuk cacat.
  • Memiliki aktivtas fisik yang baik, energik, dan tidak loyo.

2. Membuat kandang
Cara ternak burung Lovebird berikutnya adalah membuat kandang. Kandang sendiri merupakan elemen penting dalam perkembangbiakan dan budidaya burung. Semakin kandang yang Ia miliki, pasangan burung akan semakin betah dalam kandang. Hal ini tentu akan berimbas baik untuk perkembangan ternak yang sedang Anda jalani.

Ukuran sangkar atau kandang sendiri beraneka ragam, tergantung keperluan dan jumlah burung yang Anda ternak. Jika Anda menernak sepasang burung, Anda bisa gunakan sangkar berukuran 40 x 40 x 40 cm. Namun jika 2 pasang, gunakan sangkar berukuran 50 x 50 x 50 cm.

Jangan lupa untuk memberikan kotak sarang pada tiap sangkar. Ukuran dari sarang sendiri bisa disesuaikan. Tapi jika Anda ingin ukuran yang ideal, gunakan kotak dengan ukuran 20x 25 x 25 cm. Tambahkan juga jerami atau rumput untuk menambah kenyamanan sangkar.

3. Kawinkan burung
Cara terpenting dalam ternak Lovebird ini baiknya dilakukan dengan baik dan benar. Pasalnya, cara ini akan berpengaruh pada keberlangsungan ternak Anda kedepannya. Semakin baik metode perkawinan yang digunakan, semakin baik pula hasil anakan yang akan didapat kelak, bagitu pun dengan sebaliknya.

Penting untuk diingat. Kendati cukup dilakukan dengan memasukan 2 pasang burung pada satu sangkar yang sama, namun perkawinan burung sendiri baiknya dilakukan di lingkungan yang tenang, sepi, dan tanpa gangguan, termasuk Anda sebagai pemilik. Cara ini akan menambah kualitas proses ini, sehingga akan berdampak pada  keberhasilan perkawinan nantinya.

4. Perawatan pasca perkawinan
Proses pendekatan sampai perkawinan mungkin bisa berlangsung 8 – 10 hari. Namun setelah masa itu selesai, indukan betina akan memberikan ciri kalau Ia siap untuk bertelur. Saat sudah seperti ini, cara terbaik melakukan ternak Lovebird adalah dengan memberinya perawatan sebelum masa bertelur dan mengeram.

5. Perawatan saat proses pengeraman
Saat proses pengeraman, pastikan asupan pakan burung terpenuhi. Dengan cara ini, kecenderungan indukan betina yang keluar untuk mencari akan lebih berkurang, sehingga Ia akan lebih fokus untuk tetap mengerami telurnya sampai menetas nanti.

6. Perawatan pasca telur menetas
Saat sudah menetas, biarkan anakan di lolohkan indukan untuk 1 – 7 hari. Setelah itu pisahkan. Setelah rawat dan berikan pakan khusus anakan burung. Pakan tersebut bisa Anda dapatkan di toko burung terdekat.  Jika tidak ditemukan, Anda bisa menggantinya dengan sereal bubur SUN dan beberapa multivitamin.

Cara ternak Lovebird yang mudah dan gampang bagi pemula di atas bisa Anda coba untuk memulai bisnis yang satu ini. Tapi penting untuk dicatat. Setelah anakan sudah menginjak usia 2 – 3 minggu, mulailah lakukan perawatan rutin, seperti mandi, berjemur, dan pemasteran sebagaimana perawatan burung pada umumnya.