9 Permasalahan Lovebird yang Perlu Anda Ketahui

Advertisement
Advertisement
Lovebird merupakan burung yang cukup mudah dibudidayakan (baca: ternak lovebird). Di samping itu, burung ini pun cenderung ramah dan jinak pada manusia, sehingga memudahkan Anda untuk merawat dan melatih burung cantik yang satu ini. Tapi Anda juga harus ingat. Kendati mudah dirawat dan jinak, bukan berarti burung ini tidak memiliki permasalahan saat budidaya.

Karena sama halnya dengan Kenari atau yang lainnya, burung cantik ini pun memiliki banyak permasalahan yang kerap timbul saat dibudidaya. Untuk itu, pemilik atau pembudidaya haruslah paham dan mengerti akan permasalahan tersebut. Agar saat permasalahan ini timbul, Anda bisa melakukan penanganan yang diperlukan.

lovebird bermasalah, permasalahan lovebird

Permasalahan Lovebird yang Kerap Muncul
Berikut adalah beberapa permasalahan yang kerap timbul saat proses budidaya burung cantik yang satu ini:

1. Egg binding
Permasalahan ini merupakan permasalahan yang kerap timbul pada indukan betina  yang hendak bertelur. Dalam bahasa Indonesia permasalahan ini kerap dinamakan telur lengket. Tentu saja, alasan utama telur ini dinamakan demikian adalah karena telur tersebut tidak keluar meski sudah usia telur sudah matang dan bisa dikeluarkan.

2. Cacat kaki
Permasalahan ini kerap dikaitkan dengan cacat bawaan. Namun pada kenyataannya, permasalahan ini kerap timbul akibat salah memilih bahan sarang. Bahan yang berbahaya dan rapuh terkadang membuat burung beresiko menderita cacat kaki.

3. Snot
Permasalahan Burung Lovebird yang sering ditemui ini kerap menyerang, sehingga perlu adanya pencegahan khusus, sehingga resiko burung terkena penyakit ini pun menjadi berkurang dan sedikit.
Snot sendiri merupakan jenis penyakit mata. Ciri utama penyakit ini adalah keluarnya cairan pada bagian mata. Rasa gatal akibat penyakit ini pun terkadang menuntut burung untuk selalu menggosok-gosokan matanya ke jeruji atau tangkringan. Pada tahap yang lebih kronis, mata burung akan terlihat bengkak dan membesar (baca: cara mengobati sakit mata pada lovebird).

4. Patek
Patek merupakan jenis penyakit kulit yang kerap menyerang unggas. Penyebabnya sendiri masih belum diketahui secara pasti. Namun para pemilik burung kicau yakin kalau Patek ini disebabkan oleh virus yang ditularkan dari nyamuk.

Satu lagi, permasalahan Lovebird yang harus Anda ketahui ini juga berbahaya dan menular. Tidak sedikit dari penderita yang berakhir dengan kematian. Untuk itu, perlu adanya pencegahan dan penanganan khusus untuk mengantisipasi penyakit menular yang satu ini.

5. Dada nyilet
Dada nyilet merupakan jenis penyakit yang kerap menyerang burung kicau. Ciri utama dari penyakit ini adalah kondisi burung yang lemas, dada yang membusung, serta penurunan nafsu makan secara drastis. Sedangkan untuk penyebab dada nyilet sendiri sangat beragam seperti, kekurangan gizi, penyakit gondok, keracuan, dan masih banyak lagi.

6. Tetelo
Jenis permasalahan Burung Lovebird ini diakibatkan oleh gangguan syaraf. Burung yang mengalami permasalahan ini kerap melakukan aktivitas fisik yang tidak biasa seperti menggeleng-gelengkan kepala seperti terkena stroke, mondar-mandir di atas tangkringan, atau pun aktivitas fisik yang tidak biasa lainnya.

7. Kaki lemas
Permasalahan ini kerap timbul akibat kelelahan atau cedera yang dialami burung. Sedangkan untuk menanganinya, pemilik harus mengkarantina burung tersebut, lalu diberikan perawatan khusus agar kaki burung kembali sehat dan bisa digunakan sebagaimana mestinya.

8. Berak kapur
Berak kapur merupakan jenis penyakit pencernaan yang berbahaya karena bisa membuat performa dan kesehatan burung menurun secara drastis. Ciri utama permasalahan Burung Lovebird adalah bentuk tinja yang berwarna putih dan mirip seperti kapur.

9. Cabut bulu
Penyebab permasalahan ini adalah kutu dan over birahi. Pencegahan dan penanganan yang tidak sesuai akan membuat kondisi burung jadi makin memburuk, tampilan burung jadi botak, dan burung pun akan sering sakit akibat minimnya bulu yang Ia miliki.

Itulah 9 permasalahan Lovebird yang perlu Anda ketahui. Selain membantu Anda dalam merawat burung, pengetahuan akan permasalan ini pun akan membuat Anda makin paham dengan penanganan akan permasalahan yang disebutkan di atas.