Ragam Warna 9 Spesies Burung Lovebird

Advertisement
Advertisement
Burung Lovebird (LB) adalah burung dengan kualitas yang unggul. Tapi di luar itu semua, burung ini juga memiliki bulu dengan warna-warna yang memukau. Kombinasi pada bulu burung ini menggambarkan keindahkan stawa Afrika yang khas dan eksotis.

burung lovebird, lovebird

Ya, dengan kondisi fisik dan kualitas tersebut, wajar jika burung ini dijadi sebagai burung peliharaan. Bahkan karena keindahkan suaranya, tidak jarang juga orang yang menjadikan burung ini sebagai burung kontes yang sering dilombakan.

Tapi, sebelum jauh memuji keindahan dan keistimewaan burung ini, sudah Anda mengenali jenis burung cantik ini? Karena jika belum, inilah beberapa jenis burung lovebird dengan ragam warna yang cantik dan eksotis.

Mengenal Ragam Warna 9 Spesies Burung Lovebird yang Cantik
Inilah beberapa jenis LB yang cantik dan perlu Anda ketahui:

1. Muka Salem  atau Agapornis Roseicollis
lovebird muka salem
Biasa juga dinamai peach-faced. Memiliki wajah berwarna merah  dan hijau di area tubuh sebagai ciri utamanya. Karena mudah dirawat, burung ini pun mudah dibudidayakan di Indonesia, namun memiliki habitat di barat daya Afrika. Ukurannya sendiri terbilang standar, antara 14 sampai 16 cm, dengan berat burung dewasa hanya 30 – 60 gram.

2. Kerah hitam atau Agapornis Swindernia
lovebird kerah hitam
Seperti namanya, burung ini memiliki warna hitam di area leher dan tengkuk sebagai ciri utamanya. Spesies Burung Lovebird ini lebih dikenal sebagai burung penyuka alam bebas, jadi sanga sulit unuk ditangkarkan. Adapun ukuran fisik dari burung ini sendiri adalah 13,5 cm, dengan berat sekitar 60 gram. Banyak ditemukan di Afrika Tengah dan Barat.

3. Red-Faced Lovebird atau Agapornis Pullaria
lovebird red faced
Dengan dominasi warna hijau di area tubuh dan merah di area wajah, burung ini pun menjelma sebagai burung cantik dan terbesar di kalangan LB. Dengan panjang 16 cm burung ini pun mudah ditemukan lantaran ukuran tubuhnya yang paling besar dan dominan. Sedangkan untuk habitat, burung ini lebih menyukai kontur alam seperti di Afrika Tengah dan Barat.

4. Muka topeng atau Agapornis Personata
lovebird muka topeng
Spesies Burung Lovebird dengan wajah dan leher hitam ini banyak disukai banyak kalangan. Kecantikan corak dari burung ini jadi alasan mereka menyukai burung ini. Bagaimana tidak. Dengan ciri khas di wajah dan leher yang dimilikinya, burung yang berhabitat di Tanzania ini pun berubah menjadi burung kicauan yang cantik.

5. Fischer’s Lovebird atau Agapornis Fischeri
lovebird fischer
Merupakan jenis burung yang berhabitat di Tanzania, Afrika. Ukuran burung ini sama dengan jenis lain, yaitu memiliki panjang sekitar 14 cm. Memilii warna hijau di tubuh dan gradasi merah dan oranye di kepala.

6. Nyasa Lovebird atau Agapornis Lilianae
lovebird nyasa
Adalah spesies Burung Lovebird yang banyak ditemui di Tanzania, Malawi dan area Mozambik. Memiliki kombinasi warna hijau di tubuh, merah di area muka dan leher. Memiliki panjang 13 cm, burung ini pun masuk ke kategori burung yang difavoritkan.

7. Pipi hitam atau Agapornis Nigrigenis
lovebird pipi hitam
Burung dengan pipi berwarna hitam ini memiliki tubuh berwarna hijau kekuningan. Burung yang berhabitan di area Zimbabwe dan Zambia ini juga memiliki kombinasi warna yang keren seperti putih di area kaki dan jingga di area dada.

8.  Sayap hitam atau Agapornis Taranta
lovebird sayap hitam
Ciri utamanya adalah bagian sayap yang hitam dan dahi yang merah. Sedangkan untuk bagian tubuh, burung yang berhabitat di Ethiopia ini didominasi oleh warna hijau.

9. Grey-Headed
Grey-Headed lovebird
Species Burung Lovebird dengan tubuh berwarna hijau dan abu-abu di bagian dada dan kepala ini merukan jenis yang termungil. Burung yang memiliki bobot hanya 20 gram ini juga termasuk burung yang dilindungi, sehingga tidak bisa dibudidayakan atau pun dipelihara. Adapun habitatnya, burung cantik ini memiliki habitat di Pulau Madagaskar.

Itulah ragam warna 9 spesies Burung Lovebird yang perlu Anda ketahui. Dari semua jenis yang ada, ada yang bisa dibudidayakan dan ada yang tidak, tergantung kondisi dan keberadaan LB di habitat aslinya.